Kamis, 24 September 2009

Trik menghindarkan pencurian saat rumah ditinggal mudik


Tradisi mudik bagi sebagian masyarakat di kota-kota besar selama Idul Fitri sering dimanfaatkan kawanan pencuri untuk menguras harta benda mereka. Garong-garong itu biasa mengincar tempat tinggal kosong yang ditinggal mudik pemiliknya.

Nah, agar mudik Anda tenang, ada beberapa tips untuk mengecoh atau menghindari calon pencuri yang akan beraksi di rumah, kamar kontrakan, wisma, mes, atau tempat kos Anda. Berikut tips dari Humas Polda Metro Jaya dalam situs resmi Polda Metro:


* Pertama, Anda bisa menaruh sandal atau sepatu di depan kamar atau halaman rumah seolah-olah ada penguni di dalamnya.

* Kedua, hidupkanlah radio dan nyalakan lampu di dalam rumah atau kamar. Itu dapat membuat ragu calon pencuri.

* Ketiga, apabila dana mencukupi, Anda dapat memasang CCTV atau lensa pemantau sehingga dapat memutar ulang rekaman suasana rumah selama ditinggal mudik. Jika tidak memiliki dana, Anda bisa memanfaatkan lensa pemantau yang sudah rusak dengan tujuan sekedar membuat ragu calon pencuri.

* Keempat, Anda dapat meminta bantuan tetangga dekat atau rekan yang tidak mudik untuk menghidupkan dan mematikan lampu di halaman dan di dalam rumah setiap hari. Cara ini jauh lebih baik ketimbang menghidupkan lampu secara nonstop selama mudik. Calon pencuri biasanya melakukan pemantauan pada siang hari. Bila melihat ada rumah dengan lampu menyala, berarti rumah tersebut tidak ada penghuninya.

* Kelima, Anda dapat menitipkan rumah atau kamar kepada saudara dekat, rekan, atau tetangga dekat yang tidak mudik. Namun, jangan lupa memberikan balas jasa seusai mudik.

* Keenam, pastikan tidak ada barang berharga yang ditinggalkan di rumah ketika mudik. Kalaupun ada, pastikan disimpan ditempat tertentu yang aman atau dapat dititipkan orang terdekat.

* Ketujuh, pastikan jendela, pintu rumah, dan pintu pagar dalam keadaan terkunci baik. Bila ada kunci yang rusak atau tidak berfungsi optimal, lebih baik diperbaiki atau diganti.

* Kedelapan, mintalah kepada agen koran untuk tidak mengirimkan koran selama mudik. Untuk surat-surat tagihan, Anda dapat meminta kepada masing-masing perusahaan untuk mengalihkan ke kantor Anda.

* Kesembilan, bila Anda memiliki kebiasaan menaruh kunci cadangan di bawah karpet atau pot tanaman, pastikan kunci tersebut sudah diambil sebelum mudik.

* Terakhir, berdoalah kepada Tuhan. Titipkanlah seluruh harta benda yang merupakan rezeki dari-Nya.

semoga bermanfaat

Tidak ada komentar: